belajarjawa.com – Kata kecandhak merupakan salah satu kosakata Jawa yang berasal dari kata dasar candhak. Dalam penggunaan sehari-hari, kata ini umumnya digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang berhasil dipegang, tertangkap, tersentuh, atau terkena jangkauan tangan.
Secara sederhana, kecandhak berarti terpegang atau tertangkap.
Istilah ini masih sering digunakan dalam percakapan masyarakat Jawa, baik untuk manusia, hewan, maupun benda.
Pelajari juga: Arti “Pethenthengan” Sikap Sombong dan Gemar Pamer yang Kerap Disindir
Makna Utama Kecandhak
1. Tertangkap
Makna yang paling sering digunakan adalah berhasil ditangkap setelah sebelumnya berusaha melarikan diri atau menghindar.
Contoh:
- “Malinge wis kecandhak warga.”
(Pencurinya sudah tertangkap warga.) - “Tikuse kecandhak jebakan.”
(Tikusnya tertangkap jebakan.)
2. Terpegang
Kecandhak juga dapat berarti berhasil dipegang atau berhasil diraih dengan tangan.
Contoh:
- “Balone kecandhak pas arep tiba.”
(Bolanya berhasil ditangkap saat akan jatuh.) - “Bocah kuwi meh tiba nanging kecandhak bapake.”
(Anak itu hampir jatuh tetapi berhasil dipegang ayahnya.)
3. Tersentuh atau Terkena
Dalam beberapa situasi, kecandhak dapat berarti terkena atau tersentuh sesuatu.
Contoh:
- “Tangane kecandhak eri.”
(Tangannya terkena duri.) - “Klambine kecandhak paku.”
(Bajunya tersangkut atau terkena paku.)
Contoh Penggunaan Kecandhak dalam Kehidupan Sehari-hari
Dalam Lingkungan Rumah
- “Ayame mlayu nanging isih kecandhak.”
- “Gelas mau meh pecah nanging kecandhak ibu.”
Dalam Permainan Anak-Anak
- “Sing dadi, kudu nyekel kancane nganti kecandhak.”
- “Ora isa mlayu maneh amarga wis kecandhak.”
Dalam Situasi Keamanan
- “Pelakune wis kecandhak polisi.”
- “Wong sing nyolong motor wis kecandhak.”
Pelajari juga: Arti “Nggedabrus” Kebiasaan Bicara Tanpa Dipikir Terlebih Dahulu
Perbedaan Kecandhak dan Kecekel
Sekilas kedua kata ini mirip, tetapi terdapat sedikit perbedaan nuansa.
| Kata | Makna Umum |
|---|---|
| Kecandhak | Berhasil ditangkap, diraih, atau terjangkau |
| Kecekel | Sudah berada dalam pegangan atau genggaman |
Dalam banyak percakapan, keduanya sering saling menggantikan, tetapi kecandhak biasanya menekankan proses berhasil mengenai atau menangkap sesuatu.
Nilai Bahasa dalam Kata Kecandhak
Kata kecandhak menunjukkan kekayaan Bahasa Jawa dalam menggambarkan tindakan secara rinci. Tidak hanya menyatakan “tertangkap”, tetapi juga dapat menggambarkan kondisi ketika seseorang berhasil meraih, menyentuh, atau mengenai sesuatu yang sebelumnya belum berada dalam jangkauannya.
Kecandhak dalam Bahasa Jawa berarti terpegang, tertangkap, tersentuh, atau berhasil diraih. Kata ini berasal dari kata dasar candhak dan masih sering digunakan dalam berbagai situasi sehari-hari, mulai dari menangkap hewan, memegang benda yang hampir jatuh, hingga menggambarkan seseorang yang berhasil ditangkap.
Karena maknanya yang praktis dan mudah dipahami, kecandhak tetap menjadi bagian penting dari kosakata Jawa yang hidup hingga saat ini.
Pelajari juga: Arti “Wudhar” Ketika Sesuatu Terurai, Lepas, atau Tidak Lagi Terikat






