belajarjawa.com – Apa Itu Nyrondol dalam Bahasa Jawa? Kata nyrondol digunakan untuk menggambarkan seseorang yang ikut-ikutan mengikuti orang lain, baik dalam perjalanan, kegiatan, maupun suatu urusan, padahal sebenarnya tidak diajak atau tidak memiliki kepentingan yang jelas.
Istilah ini sering digunakan sebagai sindiran ringan dalam percakapan sehari-hari.
Definisi Arti Nyrondol
Secara umum, nyrondol berarti ikut mengikuti orang lain tanpa undangan, tanpa tujuan yang jelas, atau sekadar membuntut di belakang.
Biasanya kata ini tidak digunakan dalam konteks resmi, melainkan dalam percakapan santai.
Pelajari juga: Arti “Nggrathil” Usil, Suka Mengganggu, dan Banyak Ulah
Makna Utama Nyrondol
1. Ikut Datang Tanpa Diundang
Makna yang paling umum adalah datang bersama orang lain meskipun tidak mendapat ajakan langsung.
Contoh:
- Ada teman yang ikut menghadiri acara karena datang bersama rombongan.
2. Membuntuti Orang Lain
Nyrondol juga dapat berarti mengikuti seseorang ke mana pun ia pergi.
3. Ikut-Ikutan Tanpa Kepentingan Jelas
Kadang digunakan untuk orang yang selalu ikut suatu kegiatan hanya karena orang lain ikut.
Contoh Penggunaan Kata Nyrondol
Dalam Kehidupan Sehari-hari
- “Sapa sing nyrondol kuwi?”
(Siapa yang ikut-ikutan itu?) - “Aku ora ngajak, dheweke dhewe sing nyrondol.”
(Saya tidak mengajak, dia sendiri yang ikut.)
Dalam Lingkungan Pertemanan
- “Lagi arep dolan malah ana sing nyrondol.”
- “Bocah kuwi seneng nyrondol kakange.”
Dalam Keluarga
- “Adhik cilik biasane seneng nyrondol kakange.”
- “Nyrondol terus neng endi-endi.”
Pelajari juga: Arti “Gathuk” Cocok, Sesuai, atau Nyambung Satu Sama Lain
Perbedaan Nyrondol dan Melu
| Kata | Makna |
|---|---|
| Melu | Ikut secara wajar atau karena diajak |
| Nyrondol | Ikut-ikutan tanpa diajak atau tanpa kepentingan jelas |
Karena itu, kata nyrondol biasanya memiliki sedikit nuansa sindiran.
Nilai Sosial dari Istilah Nyrondol
Istilah ini mengingatkan bahwa dalam budaya Jawa terdapat penghargaan terhadap tata krama dan kesadaran diri, termasuk mengetahui kapan seseorang memang diundang atau memiliki kepentingan dalam suatu kegiatan.
Contoh Kalimat Tambahan
- “Aja nyrondol wae, yen ora duwe kepentingan.”
- “Dheweke nyrondol rombongan nganti tekan pasar.”
- “Bocah kuwi nyrondol bapake terus.”
Nyrondol dalam Bahasa Jawa berarti ikut-ikutan mengikuti orang lain, datang tanpa diundang, atau membuntut tanpa tujuan maupun kepentingan yang jelas. Kata ini sering digunakan sebagai sindiran ringan terhadap seseorang yang selalu ikut ke mana orang lain pergi meskipun tidak diajak secara langsung.






