belajarjawa.com – Apa Itu Kemaki dalam Bahasa Jawa? Kata kemaki merupakan salah satu kosakata Jawa yang digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang menunjukkan rasa paling hebat atau paling unggul dibanding orang lain.
Secara umum, kemaki berarti sombong, congkak, tinggi hati, atau suka meremehkan orang lain karena merasa dirinya lebih baik.
Istilah ini hampir selalu bernuansa negatif.
Pelajari juga: Arti “Ngliyeng” dalam Bahasa Jawa yang Menggambarkan Sikap Sulit Diam dan Selalu Bergerak
Definisi Arti Kemaki
Seseorang disebut kemaki ketika menunjukkan sikap berlebihan terhadap kemampuan, harta, kedudukan, atau pencapaiannya.
Contoh:
- “Saiki wis sugih kok dadi kemaki.”
- “Aja kemaki marang wong liya.”
Makna Utama Kemaki
1. Merasa Diri Paling Hebat
Orang yang kemaki sering merasa pendapatnya paling benar.
2. Meremehkan Orang Lain
Ia cenderung memandang rendah kemampuan atau keadaan orang lain.
3. Menunjukkan Kesombongan Secara Terbuka
Kemaki biasanya terlihat dari ucapan, sikap, maupun cara bergaul.
Pelajari juga: Arti “Mledhing” sikap ngeyel terhadap suatu nasihat
Contoh Penggunaan Kata Kemaki
Dalam Keluarga
- “Sanajan pinter aja nganti kemaki.”
- “Wong tuwa mulang supaya ora kemaki.”
Dalam Pertemanan
- “Kancaku dadi kemaki sawise sukses.”
- “Wong kemaki biasane angel disenengi.”
Dalam Kehidupan Sosial
- “Kemaki bisa ngrusak hubungan antarwarga.”
- “Sikap andhap asor luwih dihargai tinimbang kemaki.”
Perbedaan Kemaki dan Percaya Diri
Kemaki
Merasa lebih tinggi dan lebih baik daripada orang lain.
Percaya Diri
Yakin terhadap kemampuan diri tanpa merendahkan orang lain.
Karena itu, percaya diri merupakan sifat positif, sedangkan kemaki cenderung dipandang negatif.
Nilai Budaya Jawa dalam Kata Kemaki
Budaya Jawa mengenal nilai andhap asor, yaitu sikap rendah hati meskipun memiliki kemampuan atau kedudukan tinggi.
Sikap kemaki dianggap bertentangan dengan nilai tersebut karena dapat merusak hubungan sosial dan mengurangi rasa hormat dari orang lain.
Contoh Kalimat Lain
- “Aja kemaki mung amarga duwe jabatan.”
- “Kemaki ora bakal nggawe wong luwih dihormati.”
- “Wong sing kemaki biasane dijauhi lingkungan.”
Kemaki dalam Bahasa Jawa berarti sombong, congkak, tinggi hati, dan suka meremehkan orang lain karena merasa dirinya lebih unggul. Istilah ini sering digunakan sebagai kritik terhadap perilaku yang tidak sesuai dengan nilai kerendahan hati yang dijunjung dalam budaya Jawa.
Oleh karena itu, kata kemaki menjadi pengingat agar seseorang tetap rendah hati meskipun memiliki kelebihan atau keberhasilan.
Pelajari juga: Arti “Nyemek” Tidak Berkuah, Tidak Kering, Pas di Tengah






