belajarjawa.com – Tembung andhahan dalam bahasa jawa yaiku tembung sing wis oleh imbuhan (ater-ater, seselan, utawa panambang) saka tembung lingga.
Dalam bahasa Indonesia, tembung andhahan dapat diartikan sebagai kata berimbuhan.
Tembung ini terbentuk dari kata dasar (lingga) yang mengalami perubahan karena penambahan imbuhan.
Fungsi Tembung Andhahan
- Membentuk kata baru
- Mengubah makna kata dasar
- Menjelaskan fungsi dalam kalimat
- Memperjelas hubungan antar kata
Pentingnya Memahami Tembung Andhahan
Dengan memahami tembung andhahan dalam bahasa jawa, kamu akan:
- Lebih mudah memahami struktur kata
- Bisa membedakan makna kata
- Menghindari kesalahan penggunaan imbuhan
Pelajari juga: Tembung Lingga dalam Bahasa Jawa: Pengertian, Ciri, Jenis, dan Contoh Lengkap
Ciri-Ciri Tembung Andhahan
- Mengandung imbuhan
- Berasal dari tembung lingga
- Mengalami perubahan makna
- Tidak lagi dalam bentuk dasar
Contoh:
- dipangan (di + pangan)
- nulis (n + tulis)
- tulisen (tulis + en)
Jenis-Jenis Tembung Andhahan
Tembung Andhahan Ater-Ater (Awalan)
Imbuhan yang terletak di depan kata dasar.
Contoh:
- di- (dipangan)
- ke- (keduman)
- n- (nulis)
Kalimat:
- “Buku iku diwaca.”
Tembung Andhahan Seselan (Sisipan)
Imbuhan yang disisipkan di tengah kata.
Contoh:
- -in-
- -um-
Contoh kata:
- kinandhut
- gumuyu
Kalimat:
- “Dheweke gumuyu.”
Pelajari juga: Tembung Camboran dalam Bahasa Jawa: Pengertian, Jenis, Ciri, dan Contoh
Tembung Andhahan Panambang (Akhiran)
Imbuhan yang terletak di akhir kata.
Contoh:
- -e
- -en
- -ake
Contoh kata:
- tulisen
- bukune
Kalimat:
- “Tulisen layang iku.”
Tembung Andhahan Gabungan
Gabungan beberapa imbuhan dalam satu kata.
Contoh:
- diparingake
- ditulisi
Kalimat:
- “Buku iku diparingake marang aku.”
Contoh Tembung Andhahan
Beberapa contoh:
- dipangan
- nulis
- tulisen
- bukune
- diparingake
Contoh Penggunaan dalam Kalimat
- “Buku iku diwaca dening siswa.”
- “Aku lagi nulis layang.”
- “Tulisen jawabanmu.”
- “Buku iki duweke aku.”
- “Hadiah iku diparingake guru.”
Perbedaan dengan Tembung Lingga
| Jenis | Ciri | Contoh |
|---|---|---|
| Lingga | Kata dasar | tulis |
| Andhahan | Berimbuhan | nulis |
Tips Memahami
- Cari imbuhan dalam kata
- Bandingkan dengan bentuk dasar
- Latih dalam kalimat
- Pelajari jenis imbuhan
Kesalahan Umum
- Salah penggunaan imbuhan
- Tidak memahami perubahan makna
- Bingung antara lingga dan andhahan
Tembung andhahan dalam bahasa jawa merupakan kata yang telah mengalami penambahan imbuhan dari kata dasar. Dengan memahami jenis dan penggunaannya, kamu dapat memahami struktur bahasa Jawa dengan lebih baik.
Kunci utama adalah mengenali imbuhan dan memahami perubahan makna yang terjadi.
Pelajari juga: Tembung Saroja dalam Bahasa Jawa: Pengertian, Ciri, Fungsi, dan Contoh






