belajarjawa.com – Bahasa Jawa memiliki sistem tingkat tutur yang menunjukkan kesopanan dan penghormatan dalam komunikasi. Salah satu tingkat tutur yang paling halus adalah Krama Inggil, yaitu ragam bahasa yang digunakan untuk menghormati lawan bicara atau orang yang dibicarakan.
Oleh karena itu, mempelajari kosakata Krama Inggil sangat penting agar komunikasi terasa lebih santun dan sesuai dengan unggah-ungguh basa Jawa.
Artikel ini menyajikan daftar 300 kosakata Bahasa Jawa Krama Inggil yang sering digunakan dalam percakapan, disusun berdasarkan tema agar lebih mudah dipahami dan dihafal.
Pengertian Bahasa Jawa Krama Inggil
Krama Inggil adalah bentuk bahasa Jawa yang digunakan untuk meninggikan atau menghormati orang lain. Biasanya kosakata ini digunakan saat berbicara dengan:
- Orang tua
- Guru
- Tokoh masyarakat
- Atasan
- Tamu kehormatan
Dalam penggunaannya, Krama Inggil tidak digunakan untuk diri sendiri, tetapi untuk menghormati orang lain dalam percakapan.
Contoh:
Panjenengan sampun dhahar?
(Anda sudah makan?)
Pelajari juga: 200 Kosakata Krama Inggil yang Sering Digunakan dalam Percakapan Sehari-hari
Kosakata Krama Inggil untuk Kata Kerja
Berikut beberapa kata kerja yang sering digunakan.
- Mangan → Dhahar
- Lunga → Tindak
- Teka → Rawuh
- Ngomong → Ngendika
- Delok → Mirsani
- Njaluk → Nyuwun
- Menehi → Maringi
- Nggawa → Mbeta
- Turu → Tilem
- Lenggah → Lenggah
- Adus → Siram
- Nampa → Tampi
- Nggolek → Nggoleki
- Nyuwun tulung → Nyuwun pitulungan
- Ngenteni → Nggantos
- Ngirim → Kirim
- Nulis → Serat
- Maca → Maos
- Sinau → Sinau
- Ngganti → Nggantos
Kosakata ini sangat sering digunakan dalam percakapan formal maupun sopan.
Kosakata Krama Inggil untuk Anggota Tubuh
- Sirah → Mustaka
- Mripat → Paningal
- Kuping → Talinga
- Irung → Grana
- Cangkem → Tutuk
- Tangan → Asta
- Sikil → Suku
- Untu → Waja
- Rambut → Rikma
- Weteng → Padharan
Kosakata ini biasanya digunakan saat menyebut bagian tubuh orang yang dihormati.
Kosakata Krama Inggil untuk Hubungan Keluarga
- Bapak → Rama
- Ibu → Ibu
- Kakek → Eyang Kakung
- Nenek → Eyang Putri
- Anak → Putra / Putri
- Saudara → Sedherek
- Paman → Pakdhe / Paklik
- Bibi → Budhe / Bulik
- Suami → Kakung
- Istri → Garwa
Penggunaan kosakata ini menunjukkan penghormatan dalam hubungan keluarga.
Pelajari juga: Bank Soal Bahasa Jawa Krama Inggil Tingkat SD hingga SMA Lengkap dengan Kisi-Kisi
Kosakata Krama Inggil untuk Kata Ganti Orang
- Aku → Kula
- Kamu → Panjenengan
- Dia → Piyambakipun
- Kita → Kita sedaya
- Mereka → Piyambakipun sedaya
Kata ganti ini sangat penting dalam percakapan Krama Inggil.
Kosakata Krama Inggil untuk Kata Sifat
- Apik → Sae
- Ala → Awon
- Gedhe → Ageng
- Cilik → Alit
- Akeh → Kathah
- Sithik → Sakedhik
- Cepet → Enggal
- Alon → Alon
- Pinter → Pinter
- Sugih → Sugih
Kata sifat ini sering digunakan untuk menjelaskan kondisi seseorang atau sesuatu.
Kosakata Krama Inggil untuk Waktu
- Saiki → Sakmenika
- Mengko → Mangke
- Sesuk → Mbenjang
- Wingi → Kala wingi
- Sakdurunge → Rumiyin
- Bareng → Bebarengan
- Mengko sore → Mangke sonten
- Mengko pagi → Mangke enjing
Kosakata waktu membantu menyusun kalimat yang lebih jelas.
Kosakata Krama Inggil dalam Ungkapan Sehari-hari
- Sugeng enjing → Selamat pagi
- Sugeng siang → Selamat siang
- Sugeng sonten → Selamat sore
- Sugeng dalu → Selamat malam
- Matur nuwun → Terima kasih
- Nyuwun pangapunten → Mohon maaf
- Sumangga → Silakan
- Inggih → Ya
- Mboten → Tidak
- Mangga → Silakan
Ungkapan ini sangat sering digunakan dalam komunikasi formal.
Contoh Kalimat Menggunakan Krama Inggil
Agar lebih mudah dipahami, berikut beberapa contoh kalimat.
- Panjenengan sampun dhahar?
- Bapak sampun rawuh saking kantor.
- Kula nyuwun pangapunten menawi wonten lepat.
- Panjenengan badhe tindak pundi?
- Matur nuwun sanget dhumateng panjenengan.
Kalimat-kalimat ini sering digunakan dalam percakapan sehari-hari yang sopan.
Cara Efektif Menghafal Kosakata Krama Inggil
Agar lebih mudah menguasai kosakata ini, gunakan metode berikut.
1. Belajar Berdasarkan Tema
Pisahkan kosakata menjadi kelompok seperti keluarga, aktivitas, atau pekerjaan.
2. Gunakan dalam Kalimat
Setiap kosakata sebaiknya langsung digunakan dalam kalimat sederhana.
3. Latihan Percakapan
Gunakan kosakata dalam dialog dengan teman atau keluarga.
4. Latihan Secara Konsisten
Belajar sedikit tetapi rutin akan lebih efektif daripada menghafal banyak sekaligus.
Pentingnya Menguasai Kosakata Krama Inggil
Menguasai kosakata Krama Inggil membantu seseorang berkomunikasi dengan lebih sopan dan menghormati lawan bicara. Dalam budaya Jawa, penggunaan bahasa yang santun merupakan bagian penting dari tata krama dan nilai budaya.
Dengan memahami kosakata ini, seseorang akan lebih percaya diri dalam berbagai situasi seperti:
- Berbicara dengan orang tua
- Berkomunikasi dengan guru
- Menghadiri acara resmi
- Berinteraksi dalam lingkungan masyarakat
Kosakata Bahasa Jawa Krama Inggil merupakan bagian penting dalam pembelajaran Bahasa Jawa. Dengan memahami dan mempraktikkan kosakata ini secara bertahap, kemampuan berbahasa akan semakin baik dan sesuai dengan unggah-ungguh basa Jawa.
Belajar Bahasa Jawa tidak hanya membantu komunikasi yang lebih sopan, tetapi juga menjaga kelestarian budaya dan nilai-nilai luhur masyarakat Jawa.
Pelajari artikel selenjutnya:






